"Kalau politiknya kan saya masih di jalan tengah. Saya ngademin kanan, saya ngademin kiri, bagaimana saya mengajarkan agar tidak saling bermusuhan, tidak saling membenci, tidak saling menghina, dan saling merangkul," kata Yusuf lewat pesan suara, Kamis (29/8).
Yusuf sebelumnya bertandang ke kediaman Ma'ruf di Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menekankan topik yang mereka bahas hanya soal ekonomi keumatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos PayTren itu juga mengklarifikasi kabar bahwa ia mendekat ke kubu Joko Widodo-Ma'ruf sebagai anggota tim sukses. Ia mengklaim ucapan sebelumnya yang ditangkap wartawan, bahwa dia membahas timses di rumah Ma'ruf, sebagai gurauan belaka.
"Saya kan orangnya suka bercanda. Lalu saya bilang, kan ditanya ada urusan apa nih kemari, bercanda saya bilang bahas timses sambil ketawa ngakak. Enggak ngerti ternyata itu jadi berita," imbuh Yusuf.
"Insyaallah, pengennya begitu. Tapi ya masa depan siapa yang tahu," kata Yusuf. (osc/sur)