"Itu pilihan politik boleh-boleh saja," ujar Puan saat ditemui di Gedung BMKG, Jakarta, Kamis (30/8).
Meski berbeda pilihan politik, politikus PDI Perjuangan ini mengaku berhubungan baik dengan Ferry. Puan menduga alasan Ferry bersedia masuk tim pemenangan lantaran juga berkawan baik dengan Sandiaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan Pak Sandi bilangnya karena teman baik. Ya sudah itu kan pilihan politik, Pak Ferry juga teman saya, jadi pilihan politik boleh-boleh saja," katanya.
Ferry sebelumnya mengaku menerima permintaan Prabowo dan Sandi untuk masuk tim pemenangan lantaran sudah mengenal kedua sosok calon presiden dan wakil presiden itu.
Ferry diketahui pernah menjadi politikus Golkar sebelum berlabuh ke Partai Nasdem. Namun saat ini ia mengaku sudah tak aktif lagi di partai besutan Surya Paloh itu yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Ia menjabat sebagai Menteri ATR pada 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016. Jokowi kemudian mencopot Ferry dan posisinya digantikan oleh Sofjan Djalil. (ayp)