Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan berdasarkan keterangan yang disampaikan Khaled, ia selalu merasa ketakutan akan perselingkuhan yang berisiko dilakukan Novawaty. Padahal, Khaled hanya mendengar informasi dari rekan-rekannya yang menyebut jika orang Indonesia gemar berselingkuh.
"Dia dari teman-temannya bilang orang Indonesia katanya kecenderungan suka selingkuh. Dia dihantui terus pikirannya, sehingga dia selalu mencurigai istrinya. Padahal, istrinya enggak ada buktinya juga setelah dibuka handphone-nya juga," ujar Indra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (31/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Indra mengatakan informasi yang didapat aksi KDRT itu juga berkaitan dengan password wifi milik Novawaty yang tidak diberikan kepadanya. Namun, sambungnya, hal itu masih dalam penyelidikan apakah benar atau tidak.
Sementara itu berdasarkan tes urine yang telah dilakukan, Indra menjelaskan Khaled tidak positif narkotika apapun. Artinya, dia melakukan KDRT itu dalam keadaan sadar.
"Yang kita cek resmi (soal kewarganegaraan) tetapi kalau pidana dia enggak ada alasan tetap ikut sini (aturan hukum Indonesia)," tuturnya.
Sebelumnya pada Senin (27/8), Novawaty mengalami kekerasan rumah tangga yang diduga dilakukan oleh Khaled.