Mengenakan baju demang khas Betawi, Prabowo datang sekitar 09.42 WIB disambut beberapa tokoh seperti Mien Uno dan Hashim Djojohadikusumo. Lalu, puluhan emak-emak langsung mengerubungi Prabowo, bersikut-sikutan dengan awak media massa.
"Prabowo!" teriak emak-emak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prabowo, presiden!" teriak emak-emak secara bersamaan.
Prabowo hanya senyum dan melambaikan salam pada peserta yang hadir di lokasi sejak pukul 06.00 WIB, dan kemudian naik ke podium untuk menyampaikan sambutan.
"Tapi memang kabupaten, kecamatan, desa, kampung-kampung, di situ rakyat kita berada," lanjut dia disambut riuh tepuk tangan.
Prabowo lalu berterima kasih atas semangat emak-emak dan menyebut mereka memiliki peran penting untuk kemajuan bangsa karena memiliki perasaan untuk menjaga bangsa, agar anak cucunya tidak merasakan penderitaan yang sama.
Prabowo kemudian berpura-pura tidak mau membahas banyak hal, ia menyebut para pendukungnya tahu yang ia hendak bicarakan.
"Anda semua sudah tahu apa yang saya mau bicarakan," tutur Prabowo.
"Ganti presiden 2019!" teriak salah seorang pria.
"Anda ini dosen mana? Ini kader Gerindra ini bukan cendekiawan," canda mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.
Setelah itu ia pun mulai membedah buku Paradoks Indonesia, buku karyanya yang terbit pada 2017 dan berisi kritik kondisi Indonesia.