"Saya nanti akan lebih banyak mendampingi Ma'ruf. Sesering mungkin. Saya juga sedang minta arahan dari beliau," ujar Deddy di posko pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/9).
Deddy baru saja melakukan pertemuan dengan Ma'ruf, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan sejumlah sekjen koalisi pengusung di posko pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Rumah Cemara, Jakarta Pusat. Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengaku sempat membicarakan masalah perekonomian dengan Ma'ruf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Deddy mengklaim telah menjalin komunikasi intens dengan pihak Demokrat. Ia menyebut dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf merupakan sikap politik yang harus diambil.
"Nantilah kita bahas tanggal 21 (September) setelah penetapan," ucap Deddy.
Deddy sebelumnya mengonfirmasi telah ditunjuk sebagai jubir tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf. Deddy mengatakan saat ini dirinya masih dalam proses menjadi jubir tim kampanye Jokowi.
"Pasca sikap politik beliau mendukung Jokowi-Ma'ruf yang tidak sesuai garis partai ini, tentu keberadaan beliau di Demokrat akan segera kami review sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Partai," kata Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon, dalam keterangannya, Selasa (28/8).
Jansen mengatakan pilihan Deddy untuk mendukung dan menjadi juru bicara Jokowi-Ma'ruf merupakan hak politik pribadi. (ayp)