Ma'ruf Bantu Jokowi Rancang Strategi Bangun Landasan Ekonomi

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Sabtu, 01/09/2018 21:25 WIB
Ma'ruf Bantu Jokowi Rancang Strategi Bangun Landasan Ekonomi Bakal Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma'ruf Amin mengatakan bakal membantu bakal calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan strategi guna membangun landasan perekonomian yang kuat. Pernyataan itu ia sampaikan usai rapat di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sudah disiapkan (strategi membangun)landasan dalam rangka menyosong arus baru ekonomi Indonesia. Sehingga tidak ada lagi disparitas antara pusat dan daerah, antara kelompok kuat dengan lemah, dan bahkan antara produk lokal dan produk global," kata Ma'ruf, Sabtu (1/9).

Menurut Ma'ruf, jika terpilih lagi, landasan ekonomi yang bakal dibangun Jokowi bakal  berbuah manis pada 2024 mendatang. Tahun di mana regenerasi kepemimpinan bakal didapuk generasi milenial.



"Yang ingin kami siapkan, landasan perekonomian yang kuat. Yang siap mengarah arus baru dari sistem lama yang new liberal atau mementingkan pembangunan konglomerasi ke penciptaan triple down effect supaya dampak ekonomi menetes ke bawah," kata Ma'ruf.

Ma'ruf menyebut Jokowi telah secara signifikan membangun di periode pertama pemerintahan di antaranya di bidang infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.

Ketua Umum MUI nonaktif ini meyakini pembangunan di Indonesia akan semakin berjalan efektif jika Jokowi dapat meneruskan pemerintahan bersama dirinya.


"Ketika nanti beliau terpilih pada periode kedua, efektif lima tahun saya kira akan lebih banyak lagi yang bisa dibangun," jelasnya.

Selain masalah ekonomi, ia optimis Jokowi dapat menyelesaikan konflik ideologi jika kembali terpilih dalam pemilihan presiden 2019. Menurut Ma'ruf, ideologi bangsa Indonesia bakal kembali utuh pada 2024.

"Kami harap di periode kedua Pak Jokowi bisa menyelesaikan konflik ideologi. Tinggal bagaimana membangun masalah ekonomi, kerakyatan, karakter bangsa, dan menegakkan hukum juga pembangunan SDM," terang Ma'ruf. (agi/agi)