Demokrat menilai perolehan suara di pileg sama dengan perolehan suara di pilpres dalam Pemilu 2019. Karenanya target suara 55 persen itu dibutuhkan Prabowo-Sandi untuk mengalahkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Diketahui, pemilihan anggota DPR dan capres-cawapres dalam Pemilu 2019 akan dilakukan secara serentak atau di hari yang sama, yakni 17 April 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka secara terukur 15 persen itu sumbangan Demokrat untuk memenangkan Prabowo-Sandi," ujar Andi.
"Pemilu berbarengan ini strategi kami, berapa besar suara partai itulah nantinya akan menjadi sumbangan suara buat Prabowo-Sandi," lanjutnya.
Prabowo Subianto dan Joko Widodo akan kembali bertarung di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono) |
"Perhitungan Partai Demokrat. Itu jalan untuk menang," kata Andi.
Andi tidak terlalu cemas jika partai poros koalisi Prabowo-Sandi memiliki pandangan berbeda. Dia juga tidak khawatir apabila mitra koalisi keberatan dengan strategi yang sejauh ini dirancang Demokrat.
Menurutnya, koalisi Prabowo-Sandi cenderung dinamis, sehingga segalanya masih bisa didiskusikan lebih lanjut demi hasil yang lebih maksimal.
"Koalisi bergerak. Bukan koalisi tidur," kata Andi. (osc/gil)
Prabowo Subianto dan Joko Widodo akan kembali bertarung di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)