Hal itu dikatakan Irma untuk merespon tutupnya gerai OK OCE Mart di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan akibat tak bisa menutup biaya operasionalnya.
"Tampaknya beliau [Anies-Sandi] tak peduli dengan realisasi yang penting masyarakat tergiur. Ini bentuk penipuan publik jika faktanya memang seperti itu," kata Irma saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irma menegaskan bahwa Anies-Sandi hanya pandai membuat janji-janji saat kampanye yang realisasinya belum berjalan dengan baik.
Sandiaga Uno saat memamerkan program Ok Oce. (ANTARA FOTO/Reno Esnir) |
Sementara, Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto pun turut menanggapi tutupnya gerai OK OCE Mart di Kalibata tersebut.
Ia berkelakar bahwa pihaknya ingin membina program OK OCE dengan serius agar dapat berjalan baik bagi masyarakat DKI.
"Nanti kita bina," kata Hasto sambil tersenyum saat ditemui di Posko Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta.
Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya mengatakan OK OCE Mart di Kalibata tutup karena persoalan harga sewa lahan. Lagipula, brand OK OCE Mart tak tergabung dalam PGO.
Faran menjelaskan setidaknya saat ini ada lima toko OK OCE Mart. OK OCE Mart adalah produk yang lahir saat Pilkada DKI 2017 silam, sementara PGO mengelola brand Gerai OK OCE.
Sandiaga Uno saat memamerkan program Ok Oce. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)