Agenda ini dilakukan sebelum mengumumkan DPT, di hari yang sama.
Turut hadir dalam acara tersebut komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), perwakilan partai politik, serta lembaga dan instansi terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau dari Desember sampai hari ini, itu kurang lebih 10 bulan kami sudah lakukan pemutakhiran daftar pemilih," kata Arief saat membuka rapat pleno tersebut.
"Karena saya meyakini masih ada warga yang memenuhi syarat jadi pemilih tapi dalam pemutakhiran ini belum masuk sebagai DPT," kata Arief.
Arief juga meminta seluruh pihak terkait bisa menyampaikan jumlah DPT ini kepada warga. Selain itu, ia juga mengimbau warga untuk mengecek data DPT tersebut. Jika ada yang sekiranya perlu dikoreksi, ia mempersilakan hal itu disampaikan langsung kepada KPU.
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan pada KPU Sumariyandono mengatakan hasil rekapitulasi termutakhir menyebut bahwa DPT dalam negeri 185.732.093 orang.
"Untuk DPT luar negeri dihimpun dari 130 kantor perwakilan, terdapat 2.049.791 pemilih," kata Sumariyandono.
(arh/sur)