"Ya pemerintah enggak usah didesak-desak ya. Pemerintah itu kan tahu apa yang dihadapi, kita juga tahu apa yang seharusnya dilakukan," kata Wiranto di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (5/9).
Menurutnya, pemerintah sudah membahas masalah pelemahan nilai tukar rupiah setiap rapat kabinet. Begitupula jalan keluar atas permasalahan ekonomi dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walau emang tidak bisa kita pungkiri pengaruh ekonomi global sangat kuat sekali. Tapi tentunya pemerintah selalu ingin kita mampu mengatasi masalah-masalah yang diakibatkan ekonomi global itu," ucapnya.
"Jadi kita akan perbanyak ekspor, mengurangi impor dan itu juga salah satu hal menjaga ekonomi agar kembali stabil," kata Puan terpisah.
Pagi ini, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.925 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini menguat tipis dari sore kemarin di Rp14.935 per dolar AS.
Indonesia dan rupiah terkena imbas dari permasalahan ekonomi tersebut. Sebab, memang tidak ada banyak faktor internal yang membuat nilai tukar rupiah terus melemah. (osc/gil)