Prabowo-Sandi Tuding Rezim Jokowi Salah Urus Ekonomi

Feri Agus, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 20:21 WIB
Prabowo-Sandi Tuding Rezim Jokowi Salah Urus Ekonomi Bakal capres dan cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut pelemahan ekonomi nasional dalam beberapa hari terakhir disebabkan ada kekeliruan dalam strategi ekonomi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. 

"Terjadi sesuatu kekeliruan dalam orientasi dan strategi pembangunan ekonomi, antara lain tidak berhasilnya pemerintah mendayagunakan kekuatan ekonomi rakyat sehingga kebutuhan pangan semakin tergantung impor seperti beras, gula, garam, bawang putih, dan lain-lain," kata Sandiaga yang membacakan pernyataan sikap terhadap pelemahan ekonomi nasional, Jumat (7/9). 

Mereka pun menuntut Jokowi segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi pelemahan ekonomi tersebut.


Langkah konkret yang dimaksud Sandi antara lain mendayagunakan ekonomi nasional untuk mengurangi impor pangan dan barang konsumsi yang tidak urgen, bersifat pemborosan dan barang mewah.

Hal itu menurut Sandi ikut mendorong kenaikan harga bahan pokok.

"Serta mengurangi secara  signifikan pengeluaran APBN dan APBD yang bersifat konsumtif, seremonial dan tidak mendorong penciptaan lapangan kerja," ujar Sandi.

Koalisi partai pendukung Prabowo-Sandi hari ini berkumpul di Kertanegara untuk membahas soal kondisi perekonomian yang mendapat sorotan dalam beberapa hari terakhir.

Persoalan ekonomi mendapat sorotan menyusul melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada Rabu lalu, nilai rupiah sempat hampir menembus Rp15.000 per dolar AS.

(wis/asa)