"Informasi yang kami terima dari korban selamat, sebelum bus tersebut masuk ke jurang sempat mengalami rem blong, sehingga sopir yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya langsung oleng dan bus pun terperosok ke jurang," kata Danramil Palabuhanratu Kapten (Inf) Dudung Sumarna seperti dikutip Antara, Sabtu (8/9).
Rombongan guru sekolah dasar (SD) tersebut akan berwisata ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Rombongan berangkat dari Jakarta Barat dan masuk Sukabumi sekitar pukul 22.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepanikan pun terjadi setelah penumpang terkejut dengan kondisi laju bus yang oleng. Sopir tidak bisa lagi mengendalikan kendaraannya yang akhirnya membuat bus tersebut terperosok ke dalam jurang.
Tidak lama petugas gabungan dari TNI, Polres Sukabumi, Tim SAR, relawan dan warga tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi seluruh korban dari dalam jurang.
"Korban seluruhnya sudah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan dan perawatan medis. Sementara korban meninggal dibawa ke ruang jenazah, hingga kini kami masih melakukan pendataan dan meminta keterangan dari korban selamat," tambahnya.
Lihat juga:Bus Jatuh ke Jurang, Puluhan Orang Meninggal |
Sementara, salah seorang korban selamat Arsyad mengatakan sebelum masuk ke jurang penumpang berteriak agar sopir mengerem laju kendaraannya, namun kata sopir remnya blong dan akhirnya terperosok ke dalam jurang.
"Suasana saat itu mencekam, apalagi kami sempat beberap saat berada di dalam jurang karena pas kejadian jalan sepi dari pengendara. Beruntung ada pengendara yang lewat dan langsung memberikan pertolongan serta menelpon petugas. (dal)