Polisi menduga Peter Peter Kasenda meninggal karena sakit. Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Peter.
Hal tersebut diungkap setelah melalui pemeriksaan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi terlepas dari itu dia sejarawan yang sangat produktif," ujar Asvi.
Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Bahkan ketika mengajar, lanjut Asvi, Peter tak bisa melakukannya dengan cara layaknya seorang yang sedang berpidato. Namun Peter lebih senang dengan cara mengobrol dengan canda dan tawa.
"Dia sangat mudah bergaul, terbuka dan walaupun mungkin kalau dia berceramah dan mengajar itu tidak bisa seperti berpidato, dia seperti malah orang yang ngobrol saja," ucapnya.
Asvi mengaku mendapatkan informasi meninggalnya Peter dari pesan aplikasi WhatsApp hari ini. Dari pesan yang di WA, Peter pun ditemukan meninggal oleh pengurus RW kediamannya.
Untuk mencari tahu keberadaan Peter, Asvi mengatakan pihak RW dan polisi pun sempat mendobrak rumahnya karena dalam situasi terkunci dari dalam. Peter diketahui memang tinggal seorang diri di rumahnya tersebut.
"Yang saya baca di WA oleh sekretaris RW karena ada sesuatu kok dia sudah berapa hari tidak kelihatan, mungkin ada bau di dekat rumahnya, kemudian mereka minta polisi mendobrak pintu rumah, itu yang saya baca di WA," tuturnya.
Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma) |
Namun Asvi belum tahu di mana Peter akan disemayamkan. Menurutnya, Peter yang beragama Katolik kemungkinan akan langsung dibawa ke rumah duka terlebih dahulu untuk kemudian dikuburkan.
Salah satu sahabat Peter, Sisco, juga menyampaikan hal serupa. Dia mengatakan WA milik Peter terlihat online terakhir pada tanggal 6 September lalu pada sore hari. Sedangkan jenazah baru diketemukan hari ini sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat ini, kata Sisco, Alumni Sejarah UI tengah berkoordinasi untuk tempat pengebumian Peter.
(arh/sur)
Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto. (
Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam. (