Hal itu dikatakan sebagai respons terhadap kubu tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang mengklaim Soetrisno bakal mendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.
"Kata siapa sih itu? Enggak [dukung Jokowi-Ma'ruf] lah," kata Zulkifli ditemui di kawasan Matraman, Jakarta, Selasa (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak yang ngaku-ngaku," ujar Zulhas sambil menegaskan PAN solid memberikan dukungan terhadap Prabowo-Sandi.
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, di kantor Setkab, Jakarta, Senin (7/5). (CNN Indonesia/Abi Sarwanto) |
Arsul tak menjelaskan secara rinci alasan dukungan dari Soetrisno itu meski PAN mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres.
Ia hanya menyebut bahwa Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) itu sudah lama mendukung Jokowi, yakni sejak Pilpres 2014 lalu hingga saat ini.
Lebih lanjut, Arsul belum bisa memastikan apakah Soetrisno akan masuk dalam struktur TKN Jokowi-Ma'ruf.
Ia menegaskan para tokoh yang mendukung Jokowi tak harus masuk dalam struktur TKN secara formal. Terlebih lagi, masa kampanye sudah dekat sehingga tak memungkinkan untuk merombak susunan TKN tersebut.
"Bagi kami, yang penting beliau-beliau itu bergabung dan memberikan masukan-masukan baiknya," kata Arsul.
CNNIndonesia.com menghubungi Soetrisno Bachir soal isu ini. Namun, yang bersangkutan tak mengangkat teleponnya.
(wis/arh)
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, di kantor Setkab, Jakarta, Senin (7/5). (