Masjid As-Salaam yang terletak di Komplek Metland Sektor Gandaria, Cileungsi, Jawa Barat, pernah menghelat acara nonton bersama film G30S/PKI pada 30 September pada 2017.
"Kalau ada permintaan warga atau jemaah, mungkin saja. Dulu juga seperti itu," ucap Yusuf saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (10/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi dan Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI |
"Belum tentu juga. Spontanitas saja. Kalau di program kerja kita tahun ini tidak ada," ujar Yusuf.
Masjid As-Salaam pada 2017 mengadakan acara nonton bareng film G30S/PKI pada 30 September 2017.
Kala itu, Ketua DKM Awang Surya mengatakan acara nonton bareng digelar lantaran ada permintaan dari warga. Mereka, kata Awang, ingin anak-anak mengetahui peristiwa sejarah di tahun 1965.
"Karena anak-anaknya enggak ngerti soal PKI. Jadi memang untuk anak-anak yang lahirnya di atas tahun 1999," tutur Awang saat itu.
Awang mengakui ada unsur kekerasan dalam film G30S/PKI yang tak cocok ditonton anak-anak usia sekolah dasar. Oleh karena itu, panitia menyunting sejumlah adegan kekerasan tersebut.
"Biar (selesainya) enggak terlalu malam," kata Awang. (wis)