Hal ini dikatakan Ketua Bidang Komunikasi, Media, dan Penggalangan Opini Golkar Ace Hasan Syadzily menanggapi pertemuan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno dengan Yenny.
"Rasa-rasanya Mbak Yenny dan Gus Durian lebih memiliki kedekatan ideologis dengan kami (KIK)," kata Ace kepada wartawan Rabu (10/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai usaha untuk memenangkan dirinya, pasti Sandi mengajak siapa saja untuk bergabung ke dalam Timsesnya," kata dia.
Lihat juga:Prabowo Sebut Yenny Wahid Adalah Aset Bangsa |
Namun, Ace menyerahkan kepada Yenny untuk menentukan keputusannya dalam mendukung calon presiden.
"Pilihan obyektif itu dapat dilihat dari prespektif politik, sosial, ekonomi dan kedekatan kultural. Tentu kami kembalikan semua kepada Mbak Yenny," tutup dia.
Sandiaga Uno bertemu dengan Yenny Wahid saat bertamu ke rumah istri Gus Dur, Sinta Nuriyah, Senin (11/9).
Sandi mengaku membujuk Yenny untuk masuk ke tim pemenangan dan menjabat sebagai manajer kampanye. Ajakan itu dibenarkan Yenny.
"Ini Pak Sandi tadi (mengajak masuk tim pemenangan)," kata Yenny
Yenny Wahid, saat ini mengaku belum menentukan sikapnya di Pilpres 2019.
"Saya kan jomblo politik," kata Yenny saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Selasa (11/9)
Berbeda dengan Yenny, suami Yenny, Dhohir Farisi selama ini dikenal sebagai politikus Gerindra, partai pengusung Prabowo-Sandi.