"Jelas bukan kampanye," kata Staf Khusus Presiden Adita Irawati ketika dihubungi, Kamis (13/9).
Hal ini disampaikan menyikapi keluhan sejumlah warganet karena terganggu iklan tersebut sebelum menonton film di bioskop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa warganet menilai iklan itu merupakan kampanye. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan iklan Jokowi di bioskop dicabut.
Lihat juga:Netizen Protes Iklan Jokowi di Bioskop |
Sejumlah politikus Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera menilai penayangan iklan itu merupakan pelanggaran hak konsumen.
Kemkominfo disebut memang bertugas menyampaikan program, hasil, dan rencana kerja pemerintah selama ini salah satunya pembangunan bendungan.
"Jadi, dari kacamata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan dan dapat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari," kata mantan Vice President Corporate Communication Telkomsel ini.
Ia pun santai menanggapi tudingan banyak pihak terkait iklan ini. Menurutnya, hal itu merupakan kebebasan berpendapat.
"Ya silakan saja berpendapat demikian yang paling penting sudah ada pengawas dari Bawaslu," tuturnya.
(gil)