"Sudah dibenahi dan alhamdulillah sudah tuntas, saya dengar. Sehingga masyarakat bisa mencairkan bantuan di rekening masing-masing," kata TGB di Ayana Mid-Plaza Hotel, Jumat (14/9).
Hal ini disampaikan menyikapi mandeknya pencairan bantuan yang diserahkan langsung Presiden Joko Widodo kepada korban gempa Lombok melalui rekening BRI beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin ada pengucuran bantuan tapi ada sedikit SOP yang ternyata menghambat pencairan dana yang sudah ada di rekening masyarakat itu," tuturnya.
Warga mengangkut barang-barang yang masih bisa diselamatkan dan digunakan di reruntuhan rumah akibat gempa Lombok, NTB, beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Zabur KaruruI |
Masing-masing pemilik rumah itu nantinya akan mendapat dana bantuan Rp50 juta yang ditransfer oleh pemerintah dalam bentuk tabungan BRI.
Anggaran disiapkan supaya masyarakat dapat segera memperbaiki rumahnya dan menjalankan aktivitas ekonomi seperti biasa.
Bantuan itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi NTB. (wis)
Warga mengangkut barang-barang yang masih bisa diselamatkan dan digunakan di reruntuhan rumah akibat gempa Lombok, NTB, beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Zabur KaruruI