Perjuangan itu, kata TGB, bakal dilakukan meski dirinya tak terdaftar atau diberikan posisi khusus dalam struktural Tim Kampanye Nasional (TKN).
"Saya tidak pernah bicara posisi sejak awal. Saya pikir kalau bertemu dalam satu visi, keyakinan, memperjuangkan pemimpin yang baik kami bekerja untuk itu," kata TGB di Ayana Mid-Plaza Hotel, Jakarta, Jumat (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TGB tak berkomentar lanjut soal itu walaupun berulang kali dikonfirmasi mengenai posisi dan tugasnya dalam kampanye yang bakal dimulai 23 September.
"Ketika saya selesai saya akan ikut memperjuangkan calon pemimpin yang saya anggap terbaik sesuai visi misi, kinerja, upaya membangun indonesia," katanya.
"Bersama Bapak calon presiden Pak Jokowi dan Pak cawapres Pak Kiai Haji Ma'ruf Amin," TGB menegaskan.
"Ya, berikhtiar dengan baik memenangkan Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf. Teknik strategi nanti dilihat di lapangan. Tapi saya pastikan sesuai Pak Presiden, menjadikan kontestasi ini kontestasi ide dan gagasan," tuturnya.
TGB telah mendeklarasikan dukungannya agar Jokowi memimpin dua periode. Dukungan itu dikatakan TGB berdasarkan kinerja Presiden Jokowi terhadap daerahnya seperti pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.