Hal ini menanggapi pernyataan Ketua DPP PAN Yandri Susanto yang mengusulkan KPU menerapkan debat pilpres menggunakan bahasa Inggris.
"Kita ini kan bangsa Indonesia, kita punya bahasa nasional, bahasa Indonesia," ujar Jokowi usai memberikan arahan pada relawan Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hahaha, sudah ya," katanya.
Rencana usulan menggelar debat capres menggunakan bahasa Inggris disebut masih didiskusikan di internal koalisi Prabowo-Sandiaga. Usulan ini pun dibalas oleh Sekjen PKB Abdul Kadir Karding.
"Kalau mau cari-cari seperti itu saya bisa usulkan lomba ngaji atau lomba salat antara capres dan cawapres. Jadi jangan aneh-aneh, cari yang bermutu," ujar Karding.
KPU sendiri menyatakan akan mengkaji terlebih dahulu mengenai jumlah masyarakat Indonesia yang memahami bahasa Inggris jika format debat ingin diubah menggunakan bahasa selain bahasa Indonesia.
Hal ini penting dipertimbangkan karena substansi debat untuk memberikan gambaran kepada seluruh masyarakat mengenai visi dan misi kandidat capres-cawapres.
(pris/gil)