"Mencermati video ustaz Yahya Waloni, Saya jadi miris. Seorang ustaz bicaranya tidak terkontrol bahkan mengeluarkan kata-kata yang sungguh tidak mendidik," kata Gus Ipul di Surabaya, Minggu (16/9).
Mantan Ketua GP Ansor dua periode ini mengatakan umat muslim dididik untuk bisa mencari ilmu dengan meneladani Rasulullah SAW agar berlaku sopan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Ipul mengatakan perbedaan politik dalam Pilpres 2019 tidak berarti menjadi alasan menciptakan permusuhan. Dia berharap Yahya Waloni segera meminta maaf karena telah menyinggung tokoh seperti Ma'ruf Amin dan TGB.
"Kita semua bisa lihat rekam jejaknya. Kiai Ma'ruf jelas sebagai seorang ulama. Begitu juga TGB jelas jejaknya sebagai seorang ulama. Tapi saya belum tahu persis rekam jejak Ustaz Yahya Waloni ini," ujar Gus Ipul.
Video ceramah ustaz Yahya Waloni yang bertendensi menyerang Kiai Ma'ruf dan TGB viral di media sosial. Pidatonya yang berdurasi sekitar 10 menit diposting dalam akun YouTube 'Cahaya Tauhid'.
Dalam video yang diposting sejak 11 September 2018 itu tampak Yahya tengah berceramah di depan mimbar. Tidak diketahui kapan dan lokasi ceramahnya
Dia mempelesetkan nama TGB dengan 'Tuan Guru Bajingan'. Kemudian Yahya menyebut Kiai Ma'ruf sudah uzur dan akan mati.