Namun dalam ceramahnya, Ma'ruf meminta doa restu.
"Kan ceramah di kampus, kan saya enggak ngajak pilih saya. Saya hanya minta restu, minta doa, sudah," kata Ma'ruf di kampus Untirta, Senin (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya hadir di sini sebagai orang yang dulu memperjuangkan jadi negeri dan saya juga sebagai orang Banten," ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini.
"Beliau kan orang besar, beliau dari kyai kan, Insyaallah maqbul. Kita kan punya cita-cita membesarkan Untirta dengan melahirkan fakultas kedokteran," kata Soleh.
Meski begitu kedatangan Ma'ruf ke Untirta mendapat penolakan dari sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Sekitar 20 orang mahasiswa HMI berdemonstrasi di depan masjid Untirta menolak kedatangan Ma'ruf karena di anggap bermuatan politis. (yan/osc)