Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional bakal pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini, pemerintahan sekarang mengganti segera pilihan kebijakannya dari sebelumnya menitikberatkan pada konektivitas menjadi bantuan sosial.
"Tentu kita tidak bisa meminta supaya Joko Widodo serta merta mengganti program konektivitasnya dengan bantuan sosial misalnya," ujarnya, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (18/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, kata dia, pemerintah Jokowi juga tetap membuat kebijakan yang memperhatikan masyarakat melalui perlindungan sosial maupun kebijakan yang menekan inflasi untuk menjaga daya beli masyarakat.
Soal kebebasan berpendapat, Johnny mengatakan pemerintahan Jokowi-JK termasuk yang sangat demokratis.
"Terkait hak individu, kebebasan berpendapat, saya kira pemerintahan Pak Joko Widodo saat ini salah satu pemerintahan yang sangat demokratis," kata
Dalam pidatonya Senin (17/9), SBY menyebut banyak program pengentasan kemiskinan, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), di eranya yang dikaim cukup sukses. Namun, ia menyebut itu justru tak lagi dilanjutkan pemerintahan selanjutnya karena dianggap boros.
Selain itu, dua periode kepemimpinannya diklaim sangat menjunjung pada kebebasan berpendapat dan kebebasan pers.
(swo/arh)