"Nama koalisi yang disepakati dan tagline adalah adil makmur bersama Prabowo-Sandi," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani usai pertemuan pimpinan partai politik pengusung Prabowo-Sandi di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (18/9).
Muzani mengatakan nama tersebut dipilih karena persoalan bangsa dan negara yang terjadi saat ini adalah masalah keadilan ekonomi, hukum dan kemakmuran. Persoalan keadilan tersebut, kata Muzani, adalah sesuatu yang menjadi cita-cita bagi rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Diisi 92 Nama |
Selain itu, nantinya visi misi Prabowo-Sandi juga akan menitikberatkan pada pembangunan keadilan rakyat.
"Sehingga kita bersungguh-sungguh dalam kehidupan berbangsa bernegara," kata Muzani.
"Selanjutnya untuk tim pemenangan akan disempurnakan lagi besok karena ada masukan, itu sangat berarti dan akan sampaikan draf tanggal 20 September di KPU," katanya.
Muzani menambahkan anggota tim pemenangan akan 'gemuk.'
"Pokoknya ratusan. Besok Sekjen (partai) akan ketemu akan finalisasi karena animo relawan besar sehingga masih minta disempurnakan," katanya.
Dalam rapat itu, koalisi juga menyetujui bahwa kepala daerah di bawah parpol koalisi tidak masuk dalam tim koalisi.
"Kami minta berkonsentrasi pimpin daerah karena tanggung jawabnya adalah pimpin daerah-nya soal Pilpres, biar Parpol di daerah. Kalau soal pilihan biar itu kembali ke kepala daerah. Saya kira mereka sudah tahu dan mengerti apa yang harus dilakukan" katanya.