Ketidakmampuan itu, kata dia, terlihat jelas dari seteru yang terjadi antara Dirut Bulog Budi Waseso dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita soal impor beras.
"Menurut saya Pak Jokowi adalah Presiden yang tidak memimpin. Masa bisa sampai terjadi seteru di bawahannya, seterunya pun secara terang-terangan," kata Dahnil saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Rabu (19/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kok bisa berseteru terang-terangan di publik," katanya.
Ketum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar kritisi kepemimpinan Jokowi. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor) |
Selanjutnya, menurut Dahnil perseteruan itu bisa terjadi jika terdapat ketidakcakapan dalam kepemimpinan seorang Presiden. Dikatakan dia, Jokowi sebagai presiden harusnya marah besar atau memberi teguran kepada bawahannya yang berseteru ini.
"Bagi saya sih ada masalah dengan kepemimpinan Jokowi, seteru ini kan sama saja dengan hinaan untuk dia dari bawahannya," kata dia.
Kebulog Budi Waseso menentang langkah Menteri Perdagangan untuk lakukan impor beras. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Memang ada fakta mafia pangan yang punya tujuan rente. Mereka ingin berburu rente dengan kekacaubalauan ini, karena ada data-data yang semrawut," katanya.
Lihat juga:Fahri Sebut Enggar Disetir soal Impor Beras |
Data yang sengkarut ini kemudian banyak dimanfaatkan oleh para mafia yang ingin melakukan rente.
Menteri Perdagangan Enggartiasto mengklaim Indonesia butuh impor beras. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Tujuan rente apa, karena misal bisa kuota impor ditambah atau dikurang. Karena enggak ada otoritas data yang benar karena datanya bisa dikarang," tutupnya.
Selain itu, Buwas juga menganggap impor beras tak perlu dilakukan lantaran Bulog tak memiliki tempat lagi untuk menampung pasokan beras dari impor.
"Perintah kemarin dari Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Perdagangan bahwa kami harus impor 1 juta ton, tapi kami mau taruh di mana beras itu? Kecuali Menteri Perdagangan menyiapkan gudang atau kantornya beliau mau dipakai jadi gudang beras, itu baru saya akan impor," pungkasnya. (tst/dal)
Ketum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar kritisi kepemimpinan Jokowi. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Kebulog Budi Waseso menentang langkah Menteri Perdagangan untuk lakukan impor beras. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Menteri Perdagangan Enggartiasto mengklaim Indonesia butuh impor beras. (CNN Indonesia/Safir Makki)