Meski diganggu pemberitaan Asia Sentinel dan sejumlah media pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Andi mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat itu akan gencar kampanye lewat darat di pemilu 2019.
"SBY dan Partai Demokrat akan keliling melakukan serangan kampanye darat mulai 27 September 2018," kicau Andi lewat akun twitter @AndiArief_, Jumat (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah aman, kata Andi, adalah daerah yang diperkirakan suara Demokrat dan Prabowo-Sandi menang. Sementara daerah potensial adalah daerah yngg kemungkinan keduanya menang dan bertambah suara.
Andi Arief ungkap strageti serangan darat menangkan Prabowo di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Lebih dari itu, Andi mengungkapkan disaat SBY dan AHY menyerang di 150 kabupaten kota, Prabowo akan menyerang di 200 Kota/Kabupaten. Sementara Sandiaga akan menyerang di 150 Kota/Kabupaten.
"Maka serangan darat akan makin sempurna," tambah Arief.
Kendati demikian, Andi tak menampik serangan di udara melalui sosial media sangat penting. Namun memetik suara melalui operasi serangan darat, kata dia, adalah kunci memenangkan peperangan.
"Jika di udara hoaks kemungkinan ada, maka operasi darat menghindari hoak yang paling mujarab," pungkas Andi.
[Gambas:Twitter] (dal/dal)
Andi Arief ungkap strageti serangan darat menangkan Prabowo di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika)