"Alasan kami sederhana kami ingin sesuatu yang nyata, yang sudah terbukti memudahkan kami sebagai Ibu," kata Ida di Rumah Aspirasi, Jakarta, Sabtu (22/9).
Beberapa program nyata yang dikatakan Ida nyata adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Diakuinya Ida memang program itu belum sempurna, namun masyarakat kata dia merasakan perubahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga bakal merangkul perempuan dari berbagai latar belakang pekerjaan dari petani hingga pekerja.
Ida mengatakan perempuan yang berjumlah 49% di Indonesia wajib mensukseskan pemilihan presiden 2019.
Dalam kesempatan ini, Ma'ruf turut hadir bersama istrinya, Wury Estu Handayani.
Sementara itu, tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelumnya juga menyatakan akan membentuk Satgas Emak-emak demi menyuarakan aspirasi perempuan.
"Yang jelas itu, yang pertama Satgas Emak-emak," kata Djoko Santoso bulan lalu, ketika masih belum ditunjuk menjadi Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.
Dalam beberapa kali kesempatan, Sandiaga juga kerap mengangkat isu emak-emak dan mengatakan ingin memberdayakan ekonomi untuk kaum perempuan. (ctr/stu)