"Tidak benar itu jangan percaya. Beliau [dituding] komunis dan sebagainya, beliau mencintai ulama saya tahu betul makanya saya mau sama beliau itu. Maaf, saya bilang salatnya rajin sekali," kata dia dalam Deklarasi dukungan Arus Baru Muslimah di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (23/9).
Maruf bercerita dia pernah mendapati Jokowi mendahulukan salat bahkan sebelum dirinya sendiri salat. Atas itu, diakui Ma'ruf dirinya saja yang kiai bisa kalah dari Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko Widodo sendiri telah berkali-kali menegaskan dirinya bukan anggota atau kader Partai Komunis Indonesia, bukan pula anak dari orang tua PKI dan bukan anak pengusaha China Singapura seperti isu yang selama ini diembuskan sejumlah pihak.
Jokowi juga dituding kerap melakukan kriminalisasi ulama selama menjabat sebagai presiden. Maruf Amin sebagai cawapresnya disebut menjadi 'tameng' agar petahana tak lagi dipandang demikian di masa kampanye pilpres yang telah dibuka sejak kemarin.