Menurut anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi ini situs yang muncul sejak Senin (24/9) malam tersebut merupakan hoaks.
"Kita kan sudah tahu itu, kita semua tahu siapa itu pusat hoax nasional. Yang gitu-gitu pasti kan pusat hoax nasional yang buat tuh," kata Fadli di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (25/9).
Dalam tampilan situs tersebut, Sandiaga dituding berselingkuh dengan sejumlah perempuan. Salah satu wanita yangd disebut, diklaim kerap menyambangi Balai Kota DKI Jakarta saat Sandiaga masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Melansir Detik.com, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta kepolisian mengusut dan menindak situs bermuatan fitnah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian kata Argo akan melakukan penyelidikan setelah Kemkominfo memblokir situs tersebut. (swo/sur)