Sara mengatakan dirinya tak punya niat menjadi Wagub DKI dan sedang fokus maju sebagai caleg di daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III. Namun ia menegaskan tak akan menghindar bila mendapat amanat dari partai.
"Saya pribadi tidak berambisi untuk jabatan untuk saat ini. Tapi tentunya kalau jabatan itu adalah amanah dan mandat yang datang maka saya harus siap untuk menjadi pelayan rakyat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat di level yang berbeda," kata Sara kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sara mengatakan menyerahkan sepenuhnya soal kursi DKI-2 kepada partai. Adapun soal M Taufik, Sara menyebut pencalonannya itu sepenuhnya kewenangan DPD Gerindra DKI.
Sara mengklaim namanya muncul berdasarkan aspirasi sayap partai.
"Minggu lalu tiba-tiba jadi viral mungkin juga karena semangat dari teman-teman. Saya sih secara pribadi sangat mengapreasiasi dan merasa sangat terhormat atas dukungan dan kepercayaan yang mereka berikan. Ini bukan hal yang ringan," ujar dia.
Di sisi lain, M Taufik menyatakan tak khawatir dengan munculnya nama Sara. Dia tetap meyakini DPD Gerindra DKI akan bulat mengusung dirinya sebagai calon Wagub DKI.
Nantinya, sambung Taufik, DPD akan segera mengirim surat keputusan terkait itu ke DPP Gerindra.
"Nanti begitu kirim surat dikonsultasikan ke DPP," ucap Taufik.
(swo/wis)