Laporan itu diterima dengan nomor LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM tertanggal 25 September 2018.
"Sekarang kami sudah ada bukti laporan lengkap. Kita lihat perkembangannya seperti apa," kata Rian di kantor sementara Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest. (Foto: CNN Indonesia/Martahan Sohuturon) |
"Ya saya polisikan balik, sederhana saja. Kreativitas itu tidak bisa di-judge atau dihakimi seperti itu, apalagi ini masalah sederhana," kata Fadli di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (25/9).
Fadli sebelumnya mengunggah video 'Potong Bebek Angsa PKI' di media sosial Twitter. Dalam video tersebut, tiga pria dan enam perempuan tampak berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik. Lagu 'Potong Bebek Angsa' itu diubah liriknya menjadi sarat politik jelang pilpres 2019.
Secara keseluruhan, lagu memuat lirik berisi sindiran kepada lawan politik pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (mts/age)
