Hal itu ia sampaikan usai melangsungkan pertemuan tertutup dengan Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid dan anak Gus Dur, Yenny Wahid di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).
"Kan, saya diajak untuk jadi cawapresnya Pak Jokowi, oleh karena itu saya mohon restu. Saya mohon restu mohon doa, dan mungkinlah mohon dukungannya," kata Ma'ruf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf pun menekankan pentingnya regenerasi bagi anak muda di Indonesia untuk melanjutkan pembangunan mengingat usianya sudah tak lagi muda.
Lihat juga:Ma'ruf Amin Datang, Yenny Wahid Cium Tangan |
"Kami punya hubungan yang baik, dari semua kandidat yang ada yang paling kami kenal lama adalah dengan beliau (Ma'aruf) karena keluarga besar NU," kata Yenny.
Meski begitu Yenny mengatakan bahwa posisi Sinta Nuriyah dalam Pilpres mendatang hanya sebatas 'mengawasi' dan memberikan saran kepada para kandidat.
"Ibu Sinta ini adalah ibu bangsa, jadi beliau memang harus di atas semua kepentingan capres dan cawapres dari kubu manapun," kata Yenny.
Sebelum kunjungan Ma'ruf hari ini, Prabowo Subianto lebih dulu bertandang ke Ciganjur. Usai pertemuan di Ciganjur Yenny menyebut Prabowo sebagai aset bangsa.
"Bagi kami, Prabowo aset bangsa, pemimpin yang visi luas dan jauh ke depan," kata Yenny, Kamis (13/9). (rzr/wis)