"Jadi memang kalau hari ini kami memang masih belum begitu baik dibandingkan dengan kelompok sebelah, dengan Pak Sandi dengan Kiai Maruf, saya kira itu hal yang wajar," ujar Juru bicara TKN Irma Suryani Chaniago, di Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (27/9).
Irma berkilah hal itu terjadi karena Sandiaga sudah rajin melakukan safari politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irma mengklaim Maruf tidak mengikuti langkah Sandiaga untuk melakukan safari politik sebelum masa kampanye lataran taat pada aturan. Oleh karena itu, ia menyebut Ma'ruf baru melakukan safari politik usai masa kampanye dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum pada 23 September lalu.
Selain soal popularitas, Irma juga meyakini mampu menguasai sepuluh persen suara massa mengambang di pemilihan presiden 2019. Hasil survei Indikator menyebut sebanyak 57,7 persen masyarakat mendukung Jokowi-Ma'ruf, dan 32,3 persen mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Ia mengaku TKN akan mengerahkan semua relawan dari tingkat pusat hingga kecamatan buat meyakinkan para calon pemilih.