"Berdasarkan data sementara dari BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Kabupaten Donggala tercatat 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka, dan puluhan rumah rusak. Korban [tewas akibat] tertimpa oleh bangunan yang roboh," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui pesan singkat, Jumat (28/9).
Lihat juga:Gempa 5,9 SR Guncang Donggala |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Ia juga menyebut bahwa kekuatan gempa mula di Donggala sudah dimutakhirkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dari yang semula magnitudonya 5,9 menjadi magnitudo 6.
[Gambas:Twitter]
Sutopo juga menyebut gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Parigi Moutong. Secara umum, gempa dirasakan berintensitas sedang selama 2-10 detik.
"Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa. Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah," tuturnya.
[Gambas:Twitter]
Dikutip dari akun Twitter BMKG, gempa susulan Donggala memiliki kekuatan magnitudo 5,0 pada pukul 14.28.37 WIB, magnitudo 5,3 pada pukul 15.25.00 WIB.
(arh/ayp)