"Kami kerahkan dahulu pasukan yang dekat dengan daerah bencana seperti dari Gorontalo, Mamuju, Parigi, Makassar, " kata Wiranto dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu dini hari, (29/9).
Tim gabungan tersebut terdiri dari TNI dibantu oleh Kepolisian dan relawan. Hingga Sabtu dini hari, kata Wiranto, sambungan komunikasi ke daerah bencana di Donggala dan Palu masih terputus.
Selain itu, truk-truk yang diisi bantuan makanan dan juga alat rumah tangga sudah dikerahkan dari Makassar. Truk itu akan singgah di Parigi, kemudian ke ke Palu. Bersamaan dengan itu, kapal-kapal juga akan dikerahkan untuk bisa mengangkut bantuan ke Palu dan Donggala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena komunikasi yang masih terputus, kata Wiranto, pemerintah pusat belum bisa memastikan berapa warga yang menjadi korban dari gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
"Hasil pengecekan dari Kementerian Perhubungan dari 2.500 meter 'runway', hanya 500 meter retak. Perlu pengecekan besok," ujar Wiranto. (age)