"LAPAN sedang menyiapkan untuk mengaktifkan satelit 8A2 agar dapat koordinasi dengan daerah yang komunikasi konvensional dengan selulernya terganggu, sehingga radio amatir bisa membantu, terutama untuk evakuasi," ujar Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin, dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Sabtu (29/9).
"Namun, tidak semua masyarakat bisa menggunakan ini kecuali dengan perangkat radio amatir, ini biasanya digunakan di posko. Nanti bisa dibantu juga oleh komunitas radio amatir," ucap Thomas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa gempa di Donggala ini merupakan gempa dangkal akibat aktivasi sesar geser Palukoro.
Gempa berlangsung mulai pada pukul 14.00 WIB, 5.9 SR, Lokas 0.35 LS, 119.82 BT (8 KM Barat Laut Donggala- Sulteng) kedalaman 10 KM. (has)