Dilaporkan Kepala LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Rolex Malaha, warga menuturkan terpaksa mengambil BBM dengan cara membongkar tempat penyimpanan BBM karena SPBU tak ada yang beroperasi lantaran tak ada pasokan listrik.
Para warga juga membawa jerigen untuk tempat dari BBM yang mereka ambil dari berbagai SPBU.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya jurnalis Transmedia Rico Hardiansyah dalam sambungan telepon kepada CNN Indonesia TV, juga melaporkan banyak motor-motor di jalanan dengan penutup tanki yang terbuka karena bahan bakarnya telah diambil oleh warga.
Misalnya petugas Basarnas perlu menyusuri seluruh wilayah yang terdampak gempa di Palu dan Donggala dan memberikan berbagai bantuan dan evakuasi korban.
Selain itu masyarakat juga membutuhkan pasokan bahan makanan dan minuman.
Kondisi yang amat terbatas dan tersendatnya pasokan bahan makanan dan minuman, serta toko-toko banyak yang belum buka, membuat sebagian warga juga terpaksa mengambil berbagai bahan makanan dan minuman dari toko-toko serba ada.
Gubernur menyebutkan saat ini terdapat sekitar 14.300 pengungsi di Kelurahan Kawatuna yang tersebar di 60 titik lokasi pengungsian seperti di kantor Gubernur, kantor Wali Kota, halaman bandara, lapangan-lapangan, berbagai tempat ibadah.
(antara/vws)