"Segera dimakamkan. Hari ini jenazah banyak yang dimakamkan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (30/9).
Hal ini bersesuaian dengan hasil rapat koordinasi Menko Polhukam, Kapolda Sulawesi Tengah, Mendagri, Gubernur Sulawesi Tengah, dan BNPD Sulawesi Tengah.
Menko Polhukam Wiranto, seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, menekankan agar segera melakukan pemakaman terhadap korban meninggal secara layak setelah diketahui identitasnya melalui DVI, face recognition, dan sidik jari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperkirakan akan terus bertambah, melihat kondisi yang ada di sana masih banyak jenazah yang belum teridentifikasi. Korban yang terkena reruntuhan juga masih banyak. Itulah yang menyebabkan jumlah korban akan terus bertambah," ujar Sutopo.
BNPB sendiri akan fokus pencarian korban di empat titik yakni Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Motong.
Menurutnya, pencarian korban hingga kini masih terkendala pedaman listrik dan keterbatasan alat berat.
"Ada banyak kendala, listrik padam hingga alat berat masih terbatas sehingga kita kerahkan meski jumlahnya tidak mencukupi," imbuh Sutopo.