Sejumlah ruas jalan gelap gulita. Hanya beberapa lampu penerangan jalan yang menggunakan tenaga surya saja yang masih bisa memberikan sedikit cahaya untuk warga Palu.
Selain itu, ada beberapa kendaraan bermotor yang masih lalu-lalang yang mampu memberikan sedikit penerangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dua hari gelap seperti ini," kata Iwan (43) kepada CNNIndonesia.com, Minggu (30/9) malam.
CNNIndonesia.com mencoba untuk menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, Palu, mulai dari posko Korem Tadulako ke arah Polda Sulteng.
Hanya lampu kendaraan yang melintas yang menerangi jalanan. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati) |
Bahkan, Kantor Gubernur Sulteng pun gelap gulita.
Di beberapa tempat terlihat warga yang berkumpul di depan bangunan. Itupun juga tanpa lampu penerangan.
Masyarakat juga tak bisa mengandalkan genset yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk sumber listrik. Pasalnya, BBM yang digunakan untuk menyalakan genset juga langka di Palu.
"Semoga besok listrik sudah bisa, biar enggak gelap kayak gini lagi," kata Ricki (35).
Saat mengunjungi sebuah SPBU di Palu, Minggu (30/9), Presiden Joko Widodo mengaku sudah memerintahkan anak buahnya untuk memperbaiki gardu listrik. Menurutnya, saat ini hanya dua dari tujuh gardu listrik di Palu yang berfungsi.
[Gambas:Twitter]
"Saya tadi sudah telepon kepada Menteri BUMN, Menteri ESDM agar ini diselesaikan dengan gardu yang mobile. Ini masih akan dikirim dari Jawa menuju ke Palu. Jadi moga-moga juga bisa cepat untuk menyelesaikan urusan yang berkaitan dengan listrik," ucap dia, dikutip dari setkab.go.id.
Soal kelangkaan BBM, Jokowi juga sudah memerintahkan Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk mengirimkan BBM lewat udara, Senin (1/10).
"Sehingga kita harapkan besok urusan BBM sudah bisa kita selesaikan," tandasnya.
(arh/ayp)
Hanya lampu kendaraan yang melintas yang menerangi jalanan. (