"Malam ini Insyaallah sudah bisa operasional," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (1/10).
Agus menjelaskan satu unit mobil dapur umum yang dimiliki Kemensos bisa membuat sebanyak 2 ribu nasi bungkus dalam sekali memasak. Dalam satu hari, mobil dapur umum disebut bisa membuat 6 ribu nasi bungkus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan enam unit mobil dapur umum lapangan difokuskan ke lima lokasi prioritas yang menjadi titik terberat di Palu, yaitu daerah Balaroa, Pantai Talise, Desa Petobo, Pantola dan wilayah hotel Roa-roa.
Agus menjelaskan salah satu kendala yang menyebabkan mobil dapur umum lapangan baru dapat beroperasi adalah pencairan anggaran untuk belanja bahan makanan.
"Karena banyak hal yang harus kita inikan sebelum operasi, misalnya gas tabung sebelum masak, bensin kendaraan, kemudian ketersediaan bahan untuk masak, masak sayur mayurnya harus ada bahan-bahannya. Itu kan harus belanja yang masif," kata Agus.
"Uang, cek belum bisa dicairkan, laporan dari teman-teman Kemensos masih ada kendala untuk mencairkan cek. Sehingga belanja-belanja masih jadi kendala karena bank di sana masih lumpuh," lanjutnya.
Selain itu, Agus menyebutkan hingga kini Kemensos sudah mengerahkan seluruh cadangan logistik berupa velbed, tenda, kasur, matras dari depo di wilayah timur, yaitu dari Makassar dan Gorontalo.
Logistik tersebut kata dia, sudah sampai lokasi bencana setelah menempuh perjalanan 20 jam dengan kendala longsor dari depo Kemensos tersebut. Agus menyatakan juga telah mendistribusikan bantuan ke Donggala.
"Di Donggala, dua truk dari kami sudah mulai masuk ke sana. Mudah-mudahan aksesnya bisa," kata dia.
(swo/dal)