"Sehingga semua toko bisa buka dan ekonomi kembali normal dan kita bisa masuk ke tahap selanjutnya rehabilitasi serta rekonstruksi," kata Jokowi di Halaman Tengah Istana, Selasa (2/10).
Hal itu diinstruksikan sebab Jokowi menginginkan roda perekonomian di Palu dan Donggala dapat beroperasi normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjarahan diduga karena sulitnya warga di sana mendapatkan kebutuhan dasar pascagempa. Sekarung sandal hingga satu unit mesin Anjungan Tunai Mandiri telah diamankan menjadi barang bukti aksi penjarahan.
"Kami mengimbau warga tetap tenang di Palu, bisa menjalankan kehidupan ekonomi di Palu sehingga bisa normal kembali. Harapan kami kepada seluruh warga seperti itu," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Terpisah, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengakui pihaknya belum bisa maksimal memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang sampai hari ini sudah berjumlah 61.867 jiwa.
(chri/wis)