Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, Ma'ruf akan mengunjungi dua agenda di Purwakarta seharian penuh.
Pada Rabu (3/10) pagi, Ma'ruf dijadwalkan akan mengunjungi Pondok Pesantren Al Muhajirin, Sukatani, Purwakarta. Di sana, ia dijadwalkan akan menghadiri acara Zikir Kebangsaan dan Halaqoh Syuriah yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai acara tersebut, Ma'ruf akan bertolak ke Museum Gedung Kembar, Nagri Tengah, Purwakarta pada Pukul 16.30 WIB. Di sana, ia dijadwalkan menghadiri acara deklarasi relawan yang mengatasnamakan Relawan Genius dan SPSI yang akan mendukungnya di Pilpres 2019
Jawa Barat menjadi lumbung suara terbesar di Pilpres 2019. KPUD Jawa Barat telah menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum 2019 di Jabar sebanyak 31.636.842 pemilih.
Sejak KPU membuka secara resmi masa kampanye pada 25 September lalu, baik Jokowi maupun Ma'ruf Amin belum melakukan kampanye di wilayah Jawa Barat.
Untuk diketahui, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla pernah 'tumbang' melawan rivalnya, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Tanah Sunda itu pada Pilpres 2014 lalu.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi- Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan agenda Ma'ruf di Purwakarta itu sebagai langkah awal untuk merebut kekalahan yang pernah terjadi pada Jokowi-JK pada Pilpres 2014 lalu
"Iya memang [untuk merebut kemenangan di Jabar], sejak awal kita mendorong kiai Ma'ruf salah satunya fokus pada basis-basis muslim, terutama di Jabar," kata Karding saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Karding menilai upaya Ma'ruf bergerak di wilayah Jabar sekaligus untuk menggaet kelompok muslim yang tersebar di wilayah tersebut.
"Jadi saya kira konsolidasi yang dilakukan adalah upaya untuk meraih pemilih-pemilih muslim terutama di Jabar, mulai dari Depok, Bekasi, Purwakarta, Garut dan seterusnya," kata dia.