"Siapa saja saksi ini yang memberikan info terkait keadaan ibu Ratna akan kami periksa. Bisa keluarga atau siapapun yang menyampaikan," terang Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10).
Nico memaparkan sampai saat ini polisi masih mencoba memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti terkait kebenaran informasi penganiayaan yang dialami oleh Ratna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan polisi kami masih lakukan pemeriksaan saksi mengumpulkan barang bukti, surat-surat, dan sebagainya setelah pemriksaan lengkap kami akan koordinasi dengan jaksa penuntut umum. Proses masih berjalan hasil penyelidikan akan koordinasi dengan bareskrim hasilnya bagaimana nanti akan kami sampaikan," tutur Nico.
[Gambas:Twitter]
Politikus Partai Gerindra Rachel Maryam pun melakukan hal yang sama. Dia bahkan mengunggah foto wajah ratna yang tengah babak belur.
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, Ratna Sarumpaet disebut mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang saat menghadiri acara konferensi internasional di Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018 malam.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, pada tanggal yang sama Ratna tengah berada di Rumah Sakit Khusus (RSK) Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Rumah Sakit itu merupakan rumah sakit kecantikan.
(sah/arh)