Di tengah-tengah wawancara bersama pewarta, seorang perempuan berjilbab tiba-tiba menghampiri Sutopo sembari menyodorkan telepon genggamnya yang sudah terkoneksi video call dengan Raisa.
"Pak Sutopo ada video call dari Raisa," ucap perempuan itu di Graha BNPB, Rabu (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak kedengaran nih suaranya, ada headset enggak?" tanya Sutopo kepada orang-orang di sekitarnya.
"Ini jadi kenangan terindah buatku, tadi saya sudah nyanyi di depan mereka mbak (depan wartawan)," kata Sutopo.
Pewarta sempat bersorak ketika mendengar itu dan hening kembali melihat Sutopo ber-video call dengan Raisa. Sutopo akhirnya melepas headset sehingga orang-orang di sekitarnya bisa mendengar percakapan mereka.
"Alhamdulilah pokoknya jaga kesehatan, kesehatan itu mahal," tutur Sutopo.
"Bapak juga semangat terus, ya," balas Raisa.
"Take care," ucap Sutopo sebelum menutup telepon yang disambut riuh pewarta.
"Pasti bagus sosialisasi bencana, dia ketika ngomong pasti masyarakat lebih mendengar ketimbang Sutopo yang ngomong. Ketika bawa ke pengungsian pasti lebih mengharu-biru," tuturnya.
Raisa Andriana diidolakan Sutopo. (CNNIndonesia/Apriliana Lloydta Anuraga) |
Antara Jokowi dan Raisa
Wawancara siang tadi juga diwarnai pertanyaan menarik dari wartawan. Saat sesi tanya jawab, Sutopo dihadapkan pertanyaan siapa yang akan dia pilih antara Presiden Joko Widodo atau Raisa.
Hal ini bermula ketika ia bercerita dirinya sering menandai (mention) Raisa dan Jokowi agar para pengikut mereka bisa mengerti bencana.
"Tapi dari dulu enggak ada yang retweet (ikut menyebarkan). Jokowi juga enggak pernah retweet. Kemudian kemarin ada retweet," kata Sutopo.
Retweet tersebut tampaknya menjadi kado khusus warganet kepada Sutopo karena gigih memberikan perkembangan terkini terkait bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Warganet pun mendorong Raisa bertemu narasumber utama perkembangan terkini penanganan bencana karena Sutopo mengidolakan pelantun Mantan Terindah itu lewat #RaisaMeetSutopo.
Ia kemudian sambil malu-malu mengatakan sejak menjabat delapan tahun lalu tak pernah berjabat tangan dengan presiden termasuk Presiden Jokowi.
Sutopo mengatakan selalu gagal menjabat tangan Jokowi meski beberapa kali bersama dalam sebuah acara. Ia mengatakan bisa bersalaman dengan presiden merupakan kenangan terindah.
"Di Sinabung pernah mau coba salaman sama Presiden. Di Banjarnegara, Pidijaya tangan saya sudah begini tapi disamperin Paspampres," cerita Sutopo sambil memeragakan tangannya dan tertawa.
Hingga akhirnya, pewarta meminta Sutopo memilih antara Presiden Jokowi dan Raisa. Ia hanya bisa tersenyum sambil membolak-balikkan kertas bahan presentasinya. (chri/wis)
Raisa Andriana diidolakan Sutopo. (CNNIndonesia/Apriliana Lloydta Anuraga)