Dari pantauan CNNIndonesia.com, di jalan Jenderal Sudirman sebagian lampu penerangan jalan sudah menyala.
Kemudian, di Jalan Sam Ratulangi, sebagian lampu penerangan jalan juga terlihat menyala. Begitu pun lampu jalan di Mohamad Yamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lampu penerangan jalan pun mati kecuali yang menggunakan sistem tenaga surya. Itu pun jumlahnya tak terlalu banyak.
Warga Palu bertahan hidup usai diterjang gempa dan tsunami. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja) |
"Ya cukup kesulitan lah enggak ada penerangan" ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (30/9).
Penggunaan genset pun, kata Bernard tak terlalu memberikan dampak signifikan. Sebab, pasokan BBM di Kota Palu tak ada.
"Pakai genset, bahan bakar enggak ada juga, makanya kita harap pasokan listrik sama bahan bakar segera ada selain kebutuhan pokok," tuturnya.
''Mau ngapa-ngapain jadi susah," ucap Ani.
Ia pun berharap agar pemerintah segera bisa menangani masalah pasokan listrik di Palu. Selain itu, Ani berharap agar bantuan seperti kebutuhan pokok bisa segera disalurkan.
"Pemerintah cepat benerin listrik di sini sama bagi-bagi bantuan," katanya.
Lihat juga:BMKG: Buoy Bukan Peringatan Dini Tsunami |
Warga Palu bertahan hidup usai diterjang gempa dan tsunami. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)