"Terdapat empat kecamatan di Sigi yang masih terisolir, yaitu Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan dan Titikor," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (4/10).
Sutopo menggambarkan jalur darat di empat wilayah tersebut masih terputus dan memiliki jalur yang sulit akibat bencana tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Sutopo menegaskan terdapat 7 alat berat dan ratusan tim SAR dan TNI sudah dikerahkan ke wilayah itu.
Hingga Kamis (4/10) pukul 13.00 WIB atau hari keenam pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.424 jiwa.
Sutopo merinci korban meninggal dunia di Donggala mencapai 144 jiwa, Kota Palu 1203 jiwa, Sigi 64 jiwa, Pari Gemutong 12 dan Pasang Kayu (Sulawesi Barat) 1 orang.
"Sebagian besar di TPU Paboya," kata Sutopo.
Untuk korban yang mengalami luka berat, BNPB mencatat ada 2.549 jiwa. Sebagian korban dirawat di rumah sakit baik di Palu dan Makassar. Sementara itu, korban hilang mencapai 113 orang.
"Korban hilang 113 orang. Jumlah pengungsi sudah mencapai 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik," ujar Sutopo. (rzr/wis)