"Jumlah korban sampai hari ini pukul 13.00 WIB mencapai 1.763 orang meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, danHumasBNPBSutopoPurwoNugroho, digedungBNPB,Jakarta, Minggu (7/10).
Jumlah ini bertambah dari perkiraan korban meninggal pada Sabtu (6/10) kemarin sebanyak 1.649 orang.
Sutopo merinci, korban meninggal paling banyak ada di Palu, Sulteng, dengan jumlah 1.519 orang. Selain itu, korban tewas di Donggala mencapai 159 orang, Sigi 69 orang, Parigi Mutong 15 orang, dan Pasangkayu satu orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Donggala |
Dari 1.763 korban meninggal, 1.755 di antaranya telah dimakamkan secara massal yakni di TPU Paboya sebanyak 753 jenazah, TPU Pantoloan 35 jenazah, serta pemakaman keluarga sebanyak 923 jenazah, di Donggala 35 jenazah, Biromaru delapan jenazah, dan Pasangkayu satu jenazah.
Selain korban luka, lanjut Sutopo, petugas juga masih terus mencari korban hilang maupun tertimbun akibat gempa dan tsunami. Tercatat ada 265 korban hilang dan 152 orang yang tertimbun. (pris/agi)