FOTO: Serak Kenangan Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

REUTERS, AFP, ANTARA, CNN Indonesia | Senin, 08/10/2018 14:59 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Puing-puing berserakkan di Palu dan Donggala bukti dahsyatnya gempa dan tsunami yang menerjang Jumat (28/9) lalu.

Kawasan pesisir Palu, Sulawesi Tengah usai diterjang gempa dan tsunami. Palu luluh lantak setelah bencana dahsyat itu datang. (REUTERS/Hannibal Hanschke)
Jam dinding teronggok di puing-puing bangunan yang hancur diguncang gempa magnitudo 7,7. Diperkirakan lebih dari 5 ribu bangunan rusak setelah gempa dan tsunami menerjang. (REUTERS/Jorge Silva)
Sementara jumlah korban tewas hingga, Senin (8/1) mencapai 1.944 orang. Puluhan ribu lainnya mengungsi karena tempat tinggalnya hancur. (REUTERS/Jorge Silva)
Korban yang tewas dimakamkan secara massal. Pemerintah daerah setempat menyediakan area khusus untuk memakamkan para korban. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Sejumlah rumah ibadah juga turut hancur karena gempa dan tsunami yang menerjang Sulteng. (REUTERS/Beawiharta)
Rumah yang hancur bukan hanya karena guncangan gempa dan terjangan tsunami. Ada kawasan di Palu yang bangunannya hancur karena tanah bergerak atau likuifaksi. (REUTERS/Beawiharta)
Selain tanah bergerak, lumpur juga muncul menenggelamkan rumah dan penghuninya. Diperkirakan masih banyak korban yang tertimbun lumpur. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Kehidupan ekonomi juga lumpuh di Palu dan Donggala juga lumpuh. Hari-hari pertama bencana gempa, isu penjarahan mengemuka. Bukan hanya menyasar kebutuhan pokok tapi juga barang-barang lain. (REUTERS/Beawiharta)
Infrastruktur di Palu hancur sehingga mobilisasi warga terganggu. Hal ini diperparah dengan langkanya bahan bakar minyak. (REUTERS/Beawiharta)
Kawasan yang dulunya ramai pengunjung kini bak kota mati. Puluhan ribu warga Palu dan Donggala memilih tinggal di pengungsian karena gempa susulan terus mengguncang. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO)
Pemerintah menargetkan kehidupan di Palu dan daerah lain yang terdampak gempa bisa bergeliat kembali sepekan pacagempa dan tsunami. (REUTERS/Beawiharta)
Massifnya kerusakan yang diakibatkan gempa membuat pemerintah membuka bantuan dari negara lain. Sejumlah bantuan internasioal pun berdatangan. (REUTERS/Jorge Silva)