Hal ini disampaikan Willem dalam konferensi pers "Update Tanggap Bencana Sulteng" yang digelar di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (8/10).
"Anggaran sedang kami ajukan. Hari ini kami ajukan ke Kementerian Keuangan untuk dana siap pakai atau dana cadangan penanggulangan bencana dari Kementerian Keuangan untuk Sulteng," kata Willem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami usulkan sementara Rp500 miliar untuk kebutuhan Sulteng. Jadi ini tahap awal yang kami ajukan," kata dia.
"Rp500 miliar tidak harus dihabiskan, tapi sesuai kebutuhannya. Misalnya aktivasi posko serta pembelian berbagai barang kebutuhan darurat dan mendesak," kata Sutopo.
Diketahui hingga Senin (8/10) pukul 13.00 WITA, jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 1.948 orang. Sebanyak 10.679 orang luka-luka, yakni 2.549 orang luka berat dan 8.130 orang luka ringan. Sedangkan korban hilang sebanyak 835 orang.
Sementara BNPB mencatat jumlah pengungsi sebanyak 74.444 orang yang tersebar di 147 titik pengungsian. Rinciannya, 38.621 orang di Kota Palu, 15.600 orang di Sigi, dan 20.223 orang di Donggala.