Amien Rais akan diperiksa terkait dugaan kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet pada hari ini di Polda Metro Jaya.
"Apa yang dilakukan kepolisian yang memanggil Bapak Amien Rais adalah kekeliruan besar. Adalah bentuk pembodohan kepada masyarakat," ujar Syarifuddin melalui pengeras suara di mobil komando di Masjid Al Munawwar, Jakarta, Rabu (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perihal Amien yang menyampaikan bahwa Ratna dianiaya, Syarifuddin menganggap Amien tidak mengetahui bahwa hal itu adalah kebohongan. Syarifuddin menilai Amien justru telah menunjukkan sikap negarawan karena berempati terhadap warga negara yang dianiaya meski akhirnya Ratna mengaku berbohong.
Syarifuddin lalu mengatakan massa tidak akan pulang sebelum Amien selesai diperiksa oleh kepolisian. Massa, kata Syarifuddin, ingin memastikan bahwa polisi tidak mengkriminalisasi Amien.
"Maka saya perlu ingatkan kepada kepolisian, jika Polda akan kriminalisasi terhadap Amien, atau tokoh yang lainnya kami akan terus melawan dengan massa yang besar," ucap Syarifuddin.
"Kami tidak akan bubar sebelum Pak Amien selesai diperiksa!" pekiknya.
Pantauan CNNIndonesia.com, massa mulai datang sejak pukul 07.45 WIB. Selain massa PA 212, ada pula Laskar Pembela Islam (LPI) yang merupakan sayap Front Pembela Islam. (FPI) Tampak pula belasan anggota Kokam Muhammadiyah. Salah satu anggota Kokam mengatakan ada 15 anggota yang bergerak menuju Mapolda Metro Jaya dari Masjid Al Munawwar. (bmw/dal)